top of page
Search

Laparaskopik Kolesistektomi (pengangkatan batu empedu tanpa pisau)

  • tricahyametta
  • Jul 16, 2025
  • 1 min read

Updated: Jul 23, 2025

Ada 2 macam operasi pengangkatan batu empedu yang paling sering dilakukan menggunakan operasi tebuka atau dengan pisau



Teknik ke dua dengan laparaskopik atau tanpa pisau

RSUD Nganjuk Dicover BPJS



Jauh Lebih Unggul

  • Lebih tidak nyeri bila di bandingkan dengan menggunakan pisau, bisa langsung mobilisasi

  • Hampur tidak pernah mengalami infeksi

  • Tidak perlu angkat jahitan


Sindrom pascakolesistektomi (PCS) kumpulan gejala yang dapat terjadi setelah kolesistektomi (pengangkatan kantong empedu) . Gejala-gejala ini dapat mencakup nyeri perut, dispepsia, dan penyakit kuning, dan dapat timbul karena berbagai penyebab bilier atau non-bilier.  

Aspek utama Sindrom Pascakolesistektomi:

  • Gejala:

    Gejala PCS dapat berkisar dari ringan hingga parah dan dapat muncul segera setelah operasi atau bahkan bertahun-tahun kemudian. Gejala umum meliputi:  

    • Nyeri perut bagian atas (seringkali mirip dengan nyeri sebelum operasi)  

    • Dispepsia (gangguan pencernaan, mual, kembung, dll.)  

    • Penyakit kuning (menguningnya kulit dan mata)  

    • Diare (mungkin karena asam empedu memasuki usus besar)  

 
 
 

Recent Posts

See All
Phlegmon (Angina Ludwing)

Perawatan Hari Pertama Setelah operasi di ICU Video perawatan pertama di ICU Perawatan Hari ke 3 di ICU Kontrol setelah pulang dari rumah...

 
 
 

Comments


General Surgeon

Tri Cahya Metta

Practice Locations

RSUD Nganjuk

RS Bayangkara Nganjuk  

Private Clinic Info

Jl. Merdeka 47  

Nganjuk, Jawa Timur

tricahyametta@gmail.com

Hp: 082229129760

© 2020 by tri cahya metta

bottom of page